Minggu, 16 Maret 2014

Old Memories And Farewell


     Malam ini bulan purnama ya nyong  dia bersinar terang hingga cantiknya bisa menyinari seluruh kota , tapi ku rasa dia tidak bisa menyinari hatiku yang sudah mulai redup . Malam ini bintang juga ikut membuat sang rembulan menjadi sangat cantik . suara - suara mesin listrik tetangga membuat telingaku sakit ditambah listrik yang padam membuat hatiku pasrah untuk mematikan lampu yang udah lama menyala terang didalam hati .
     Tau ngga nyong tadi sore hujan , entah ada angin apa tadi sore aku ingat saat aku PDKT dengan kamu , aku ingat waktu itu seorang cewek cantik yang aku juga belum  tau namanya sedang merias wajah sampai sampai kamu menyunci pintu kamar rias Ibu Ida gara – gara kamu ngambek karna kejahilku . cukup lama aku menunggu kamu tapi ya namanya cinta apa pun pasti dilakuin .
     Selesai kamu merias wajah , ternyata kamu 300%  lebih cantik dari semula wow itu membuat aku tersenyum , tak bertahan lama senyumku  makin lebar saat aku meminta izin berfoto berdua denganmu ,itu membuat hati yang sudah berdetak ribuan kali lebih cepat dari bisanya karna berfoto berdua menjadi ribuan kali lebih lambat saat au melihat hasil fotonya “kamu cemberut” .
     Waktu itu acara teater sekolah yang diadakan di taman kota , awalnya sih cuaca sangat cerah kemudian mendung dan tak lama hujan , acara pun tetap dilanjutkan . dari sore aku rela nonton dirimu dan sampai malam tiba pun aku tetap menonton dirimu , hujan tak menurunkan niatku aku hanya berlindung dibawah payungan ransel biru yang tidak begitu besar . namanya juga sedang jatuh cinta .
     Hujan  hari ini mengingatkan ku kejadian kejadian lama yang hampir terlupakan , ributnya angin membuat kenangan itu menjadi hangat dan disetiap detik ada miliaran butiran hujan yang jatuh dari langit dan disetiap butiran tersebut aku masih saja menyebut namamu .
     Kamu berubah dan entah kenapa perubahan kecilmu begitu besar akibatnya dan tak pernah kusangka ceritanya harus seperti ini . saat sit-up aku memaksakan dirimu melihat dan membaca isi dari mata kamu dengan jarak yang lumayan jauh jaraknya , ternyata  mata kamu lebih indah dari yang kemarin . pilihan sholat malammu itu mungkin benar saat namaku mendapatkan jawabaan ( - ) dan jawaban sholatku yang memilih kamu tidak mungkin jawaban kita berdua benar dan aku berpikir kenapa jawaban kita berbeda jawaban ? ah mungkin sholatku tidak khusu jadi aku mendapatkan jawaban yang belum sempurna .
     Pilihan hatimu itu biasanya benar walaupun terkadang aku ngambek dengan pilihanmu tapi sekarang aku udah dewasa “katamu” jadi aku akan mencoba hadapi hari –hariku dengan senyuman ,
Awan menjadi gelap burung berkumpul
Angin sedikit bertiup sedang, seperti ada duka yang terbawa ,Disofa ruangan kita berbicara
Perlahan air matamu membasahi pipi , Mata berkaca – kaca namun kau belum juga berkata – kata
Tak mungkin ku mengerti hanya dengan sebuaah bisuan
Dan kata yang keluar adalah sesuatu yang tak pernah aku suka
Kau berikan kata yang tak ingin ku dengar ,Kata yang sebenarnya tak ingin ku terima
Itu sangat menusuk jiwa , Menyayat hati hingga sakit tak terkendali
Betapa kau tak mengerti hidupku ini tanpa kau dihatiku ,Tak berarti dan tak punya arti
Kau belai rambutku untuk terakhir kalinya ,Kau peluk tubuh ini dengan kasih sayang
Betapa kau tak mengerti hatiku ,Betapaa kau tak mengerti hancurnya hatiku
Apa kau tidak mengerti dengan cintaku hingga kau memilih jalan yang tak ku suka
     Kau tak pernah berubah ya nyong aku disini cuman bisa tersenyum dengan pilihanmu dan kenangan yang telah lama kita buat .pertahan yang ku buat untuk mu emang berhasil menghalau orang agar masuk tapi kau yang menghancurkan dinding tersebut hingga seseorang berhasil mendapatkaan nomber handphone kamu, sakit sih rasanya tapi apa daya nyong . kita belajar menjauh untuk kesekian kalinya dan aku ikhas karna ku rasa pilihan hatimu kali ini benar .pilihan yang masih saja kau pertahankan membuat hatiku perlahan terbiasa dan tidak usah kau tanya lagi masalah cinta dan sayangku padamu tanpa aku jawabpun kau pasti tau J
Selamat hari senin nyong
Gimana kabarnya ? ku harap kau bahagia disana!
Mantan yang baik selalu mendoakanmu
Last for you #TitikDuaBintang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar